Terimakasih Tuhan untuk anugerah hidup yang Engkau limpahkan keatas hamba-Mu ini. Engkau menjadikan semuanya menjadi indah dengan kehadiran orang tua (Bapak-mama), Kakek Martinus Mali (alm) dan nenek Ana Maria Bui, saudara-saudariku, adik-kakak, sanak keluarga, teman dan para sahabatku tercinta. Tanpa mereka saya tidak dapat menjadi diriku sendiri. Kehadiran mereka menjadi penopangku dalam setiap derap langkah dijalan yang sedang saya jalani.
Terimakasih buatmu semua yang telah dengan caranya masing-masing mendoakan saya dihari berahmat ini; baik yang secara langsung mendoakan maupun melalui perantaraan-perantaraan. Kiranya Dia Yang Maha Kuasa membalas semuanya bagiku kepadamu sekalian. Mohon maaf bila selama kehadiran saya diantaramu sekalian, baik yang hidup bersama maupun melalui jejaring ini telah meninggalkan luka, sakit hati, kesal dan kecewa. Maafmu adalah rahmat bagiku, dendammu adalah api. Semoga itu tidak menjadi alasan untuk menjadi lebih baik dalam menjalin persaudaraan dan persahabatan, karena itupun menjadi bunga-bunga yang mewarnai hidup dalam berelasi dengan siapa saja tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar