Senin, 22 April 2013

CINTA BISU

Aku kenang masamu,
aku ingat kisahmu,
masamu, kisahku menyatu.
Engkau yang mendatangkan semuanya,
aku hanya dapat menjalaninya.
Aku pasrah....
tak dapat lari dari rasa ini.
semuanya ada dalam diam.
Aku luluh dihadapanmu,
mencintaimu adalah takdirku
namun aku hanya mampu mencintai dalam diam.
aku tak tahu ada rasa itu darimu.
Semoga Dia membuka hatimu,
karena aku sungguh mencintaimu
bukan karena dalam diam
aku mencintaimu..
tetapi karena benar aku mencintaimu.
Namun..
engkau tak membuka hatimu untuk dicintai.
Jika engkau ditakdirkan untuk tidak mencintai,
biarlah dalam diam aku mencintaimu.

Jumat, 19 April 2013

IMPIAN DALAM SUNYI

kematangan hidup didapat melalui batu ujian. Kesabaran hidup diperoleh melalui macam persoalan; hadapilah semuanya dengan tenang.Penggalan kalimat penuh makna yang mungkin hanya sekedar sebuah ungkapan mungkin juga hanya luapan rasa ketika semuanya itu akan berakhir. Kembali terngiang semua yang hampir musnah kembali menjadi sebuah harapan. Namun ketika semuanya itu semakin nyata dalam harapan, aku terlarut dalam kesunyian.Sunyi itu memang sunyi, namun diantara sunyi ada impian yang tersirat. Disana ada harapan akan adanya sebuah masa. Waktu demi waktu aku berusaha untuk menjadi kuat,, namun semakin aku berusaha, aku menjadi semakin lemah tuk hadapi semuanya. Aku berusaha bangkit, merakit impian dalam kesunyian untuk beranjak mencari apa sebenarnya yang ada dalam kesunyian itu.Memang ada sunyi, namun sunyi itu adalah sesuatu, lebih dari yang diharapkan. Benar bahwa; sunyi itu ada karena dalam kesunyian ada harapan untuk membentuk diri, mengenal dirimu. Sunyi itu ada dan selalu ada  untukmu dan untukku.Adakah engkau berpikir bahwa diantara sunyimu ada aku yang selalu ada untukmu? kalau benar bahwa aku ada untukmu, adakah sunyi itu bermakna bagimu? Ataukah sunyimu tiada sesuatu dalam kesunyian? Mungkin kita berbeda dalam memaknai kesunyian. apa yang direnungkan dalam kesunyian adalah sebuah penemuan diri.Namun apakah benar yang terjadi itu benar-benar akan terjadi seperti yang kurasakan kini? kalau memang benar katakanlah dalam sunyimu sesuatu yang dipikirkan karena disana ada jawaban menanti semua yang ditawarkan.Akhirnya, permenunhgan sunyiku berakhir tanpa suatu penemuan, karena engkau tak juga mengerti akan adanya aku dalam sunyi. Namun beginilah akhirnya pengorbanan selama ini sia-sia; tak ingin aku ulangi masa ini, akupun tak ingin mengulangi kisah ini, karena kisahmu dan kisahku seperti ada dalam kesunyian.