Senin, 22 Agustus 2022

SENJA ITU TERSAYAT

Terlukis kisah di senja hampir purna. 

Ia bagimu hanya seperti senja; 

Pada saatnya muncul 

pada waktunya juga menghilang.

Kisah senja itu menjadi catatan luka yang tergores

Mungkinkah senja berikut terulang? 

Atau hanya sebatas angan menjemput malam?

Senja yang pergi adalah bagian dirinya.

Banggamu menoreh luka

Senja tersayat seiring datangnya malam

Hingar bingar dan redup lampu jalan menghiasi tapak

menjadi warna setiap langkah yang lelah meraih senja. 

Padamu hanya bangga padanya 

karena terlalu dini di senja yang malang

padamu hanya impian meraih pagi 

yang akan teraih disaat masanya. 

Pergilah, 

raih pagimu bersama kebangaan

dialah lagumu yang selalu didendangkan di setiap masa

dialah yang akan di jumpai pada siang, petang dan malammu. 

Biarlah senja tersayat 

melebur dalam kelam malam tuk bersamamu raih bahagia 

pada pagi yang menjemput

Kenangan senja ini akan melebur bersama dingin kota dingin


Senja Bernyawa.