Senin, 17 Juni 2013

ADAKAH?

Ada kisah..
ada kata..
ada-ada saja..
ada waktu yang pergi
ada waktu yang datang.
semuanya bersembah pada satu kalimat yang sama;
ada apa dengan semuanya?
Aku begitu cepat memberi kesimpulan
pada apa yang terjadi
ketika aku berjalan menyusuri panas
hati bertanya pada apa yang kucari.
Aku bagai termakan sinar
terik cahaya siang membakar semangatku
untuk mencari dan menemukan makna
menemukan arti sebuah nilai persaudaraan.
Pada Dia yang empunya aku berseru..
ingin aku katakan yang sebenarnya
namun aku hanya menemukan sebuah jawab
‘engkau masih dalam sebuah pencarian.’
Aku telah mencari
bahkan dalam lorong kelampun
aku telah mencari
mungkin ada sebuah inspirasi aku temukan disana.
Berpotret cahaya kota
disela hiruk pikuk taman itu
aku diam….
biarkan nalarku memberi jawab.
Semuanya ada dalam sepi
sejauh tiada penolakkan
tetapi menerima kesuyian sebagai situasi
dimana dapat menemukan dan merenungkan makna dari hidup.
TamNos membuat gerah dan pusing
angin keras dapat membawa semua hasil permenungan sepi.
Apa yang sebenarnya dicari?
Kesepian?
Itu sudah dimiliki..
Keramaian?
Membosankan..
Semuanya itu terasa tak cukup.
Dalam permenungan, bertanyalah..
Apa yang membuat gerah?
Situasi sekitar?
Atau bathinlah yang gerah?
Aku seperti terbawa kegerahan
aku jadinya bosan dengan semuanya
semuanya membawa pada kebosanan
dan akhirnya tandus hidup tanpa setetes air penyejuk hidup.
Tak terasa..
sebatang dua kuhabiskan
naluriku terus mencari
menghitung waktuku terkikis dayaku
aku bagai semakin jauh.
Mencari dan menemukan harapanku
aku tak tahu..
ini hanya egoku
mencari dan terus mencari ditengah kebisingan
gundah hatilah jawab semuanya.
tamnos asyk disiang sunyi
sepi..
sendiri..
temukan makna tiada tercari
semuanya kembali pada tanya atas ebuah pencarian.
Ditaman itu..
Aku hanya bernostalgia
pada lampu taman
aku berkisah
padanya aku berceritera
kisahku bersamanya..
Semoga lampu taman memberiku jawab
memberikan terang gundah hati ini
Teruslah mencari
Maka fakta itu akan ditemukan
Tetapi..
apa yang dapat ditemukan di TamNos?
tak ada yang ditemukan disana.
Kutuliskan kisahku hari itu
dalam rangkaian kata tak berkenan
namun itulah rasa dalam sunyi.
Disana aku ingin melihat kecantikan alamiah penghuninya
namun disanapun tiada kujumpa..
diam.. sunyi.. sepi.. tetap menjadi sahabatku.
Sore itu, dalam kisah tak bertanggal
aku jumpai makna kata yang kutunggu sepanjang sekian tahun
depan hadirat-Nya
ungkapkan tulus hati
terpancar bag bedug bertalu
hati bergetar.
ternyata ada rasa dibalik kisah.
Hingga tiba malam..
ungkapan kata hatimu merobek sukma
tatkala semua itu terjawab lewat kisah
kenangan terindah dalam masaku.
Semuanya indah dan akan tetap abadi..

Jumat, 07 Juni 2013

TOBAT DI SENJA

Lama kulalui bersama belahan jiwa
ada senyum, ada air mata
semuanya menjadikan indah hidup ini.
tiada yang kusesali
semuanya kusyukuri
berkat melimpah kudapati
tetapi kadang aku tak berpuas diri.
Kupinta ampun pada-Mu, ya Tuhanku
karena aku lemah
aku tak dapat menemukan-Mu dalam hariku.
Terasa hampa dalam hariku
aku rindukan tetes cinta-Mu.
aku seperti lelah mencari kasih-Mu
rinduku bertaluh menanti nyata
dalam hadirnya Kasih-Mu.
Kasih-Mu dalam hadirnya,
dalam hadir mereka.
dosa dan usiaku makin bertambah
namun kasih-Mu tiada kuberi
tiada kubagi.
Aku ego..
saat damai dan bahagia bersamaku
dia yang menjadi musuh
menjadi penopangku.
Ketika aku jauh dan jatuh
aku berseru; Tuhan, dimanakah Engkau?
Kumohon jangan tingggalkan aku.
Tobatku datang kala senja usiaku
Namun Dikau yang Kuasa tak sudi aku terpuruk
jatuh dan tenggelam dalam lumpur nista.
Waktu-Mu dii usiaku ini
Kau berikan tuk aku sadar dari semua
dosa dan salahku Kau ampuni.
Kiranya disaat ajalku,
Aku layak dihadirat-Mu
karena kupercaya, dosaku telah Kau ampuni.
Tuhan, terimalah tobat dan syukurku

Rabu, 05 Juni 2013

MASALAH, MASA LALU dan MASA DEPAN

Awal kata:
"jangan sia-siakan".
 Saling pengertian ibarat;
Cermin menatap dirimu,
engkau menatapnya
tapi engkau tidak tahu siapa dirimu.
kau ucapkan doamu,
tapi mereka tidak peduli..
tetapi masih ada yang peduli.
Cinta akan selalu hadir membawa luka.
andaikan tidak mau terluka,
jangan coba-coba untuk mencintai
mencintai harus berani terluka dan dilukai.
karenanya akan menemukan tulus suatu cinta.
Jangan pernah berharap masa lalu akan datang kembali.
Seindah apapun masa lalu itu
tetaplah masa lalu.
Setiap kita mempunyai masalah,
masa lalu dan masa depan.
masa lalu dan masalah ada
untuk membentuk suatu masa yang baru;
masa depan.
Jangan pernah membandingkan orang yang mencintaimu
dengan orang dimasa lalumu.
Cintai orang yang mencintai kamu dengan apa adanya,
jadikan masa lalumu sebagai jalan
untuk memperbaiki masa depanmu.
Tidak selamanya keinginan kita menjadi yang terbaik
pikiran seperti bayang-bayang
melayang dan tidak dapat meninggalkan bendanya.
itulah atmosfir kehidupan.
lewat lagu ingin luapkan semuanya..
walau lebih sering terdengar sumbang daripada indahnya,
namun bila dinikmati,
maka yang dihasilkan adalah: irama
yang membawa kepada ucapan syukur,
karena itu, kepada setiap kita diberi satu nada
untuk disusun dengan nada-nada lain
sehingga mengahasilkan irama yang indah.
begitupun dengan cinta.
Nada-nada cinta dihasilkan lewat syair yang tertuang
dalam alunan melodi hidup.
Cintapun ibarat roda yang menggilas
setiap orang yang mengikuti geraknya.
karena tanpa gilasan,  cinta tak dapat dirasakan,
namun ketika cinta digilas,
betapa indahnya cinta itu.
Karena cinta-Nya
kita masih diberi waktu untuk merangkai syair-syair
menyusunnya menjadi kalimat cinta.
Sang cinta memberi diri
agar semakin nyata cinta itu.
Desah nafas-Nya menguatkan setiap kita
suara-Nya menenggelamkan kita
dalam harapan cinta akan terajut lagi.
Kita yakin,
Dia menyembunyikannya dari kita
agar kita mencari dan terus mencari
arti dan makna dari cinta yang sesungguhnya.
Mendengar suara-Nya mungkin tak tahan
suara-Nya menggetarkan yang mendengarnya
sehingga yang mendengarnya
menanggapinya dengan "YA" atas suara-Nya itu.
mengajak kristal dimata memancarkan kilaunya,
karena Dia masih mendengar
jeritan anak-anak-Nya.
Mengingat semuanya,
mengajak sebagian kita tersedak adrenalin.
Diakhirnya kita sadar,
Mungkin kita lupa katakan maaf,
namun sekian waktu kita menunggu,
itulah maaf bagi kita, maaf bagi mereka.
Dalam kata tak bermakna
sampaikan isi dalam hati:
"Aku tidak pernah salahkan kamu karena cinta
akupun tidak pernah salahkan kamu
Kalau aku sakit hati,
karena selama ini pula
aku sudah bertahan dalam rasa itu.
Semua yang kamu lakukan dan katakan
membuatku cemburu, bahkan sakit.
Tetapi karena rasa yang ada,
aku tetap bertahan untuk menjaga hati ini;
Hati yang mencinta,
karena Dia yang dicintai
telah lebih dahulu mencintaimu.
Cinta-Nya kuat melebihi cinta yang lain.
karena itu, akhir katapun
"jangan sia-siakan" cinta-Nya itu.

Hati yang mencinta adalah:
"Mencintai-Nya dan mencintai semua.

Kutitipkan ini buat adik, "teman", "sahabat", dan kenalan yang telah memberikan jawaban "YA" atas suara-Nya. Baik yang pertama, dan untuk setahun maupun untuk yang "kekal".

SHALLOM

VISTA